ini sudah kesekian kalinya dia menangis sambil bercerita tentang cintanya...tentang patah hati..tentang pengkhianatan..
begitu sering aku mendengarnya sampai aku bertanya"apakah cinta sehebat itu? sampai sahabat ku rela membuang air matanya,waktunya,bahkan impian dan harapan orang tuanya hanya demi yang namanya cinta.
"CINTA" kata yang paling sering ku dengar namun sampai sekarang aku masih mencari artinya.,
aku memang tak pernah merasakan apa yang sahabat ku rasakan.,aku tak pernah merasakan cinta yang begitu dahsyat pada lawan jenis yang sahabatku rasakan..
entahlah mendengarkan cerita sahabat ku saja aku harus berpikir dua kali untuk jatuh cinta.,
memang ku akui, sahabatku begitu bahagia ketika dia mulai jatuh cinta..bahagia lebih dari orang normal.
sampai aku sempat merasa iri.,tapi sekarang kebahagiaannya pun sirna karena cinta juga.
hidup ini memang adil, dan yang namanya cinta pun adil ada bahagia dan ada juga kesedihan.,
mungkin seandainya bisa memilih tentu yang di pilih adalah rasa bahagia selamanya tanpa mengenal patah hati. tapi ini bukan pilihan, ini suratan yang harus dilalui karena untuk yang satu ini kita tidak bisa memilih.karena adakalanya hidup melambungkanmu ke atas dan suatu kali hidup akan menghempaskanmu ke bawah.
walaupun aku belum pernah merasakan cinta yang seperti itu, cinta yang yang membuat bahagia bagai di atas angin dan cinta yang menguras air mata, tapi aku merasa menjadi lebih dewasa dari sahabatku yang sudah merasakan cinta seperti itu.
dan mungkin bila tiba saatnya aku jatuh cinta, hatiku sudah siap untuk menghadapinya
tidak berlebihan ketika jatuh cinta dan tidak akan menguras air mata ketika patah hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar